Minggu, 20 Januari 2019

A True Love Triangle - Anggur Pernikahan Yang Selalu Baru dan Baik

Hai hai ^^


Tumben yah kemarin anniversary ga tulis sesuatu hahaha. Tapi tetap lah kami merayakannya kecil-kecilan dari uang yang kami sisihkan untuk anniversary ke-6 kami. Ga pergi ke mana-mana, karena memang kami ini kan tipe Orang Jepang *halah halah, minta dicubit yah ngaku-ngaku* hahaha. Maksudnya kami itu malas kalau disuruh macet-macet ke Bandung atau Bogor buat anniversary. Mau jalan-jalan juga wong Oktober kemarin udah jalan-jalan ya. Jadi ya cuma makan siang aja bareng. Koq siang? Maklum saya lagi diet, hahahahaha. Tuh kan, anniversary itu gak harus ideal kan. Gak harus dinner dengan candle light, menyalakan kembang api ala ala drama Korea, atau 6 truck bunga mawar *lap lap jidat* Ya memang semuanya tidak harus dipaksakan ^^ disesuaikan saja dengan keadaan dan tidak harus dibanding-bandingkan dengan rumput tetangga yang lebih hijau (yaeyalah, orang kita ga ikut bayar tagihan PDAM nya XD)

Ok, udahan ya ama intro nya hahaha. Ini mau bahas apaan sih Dev? Soal bacaan Minggu ini. Lucu sih semestinya soal Pernikahan di Kana ( Yoh 2 : 1-11) Saya dapat sesuatu itu justru pas kawinan Boy-Sandy, eh diperkuat lagi koq Minggu liturgi nya juga soal Pernikahan Kana. Soal apa?

Kalau boleh kita tengok di ayat 10, 'setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik' Nah realita di ayat 10 itu dekat banget gak sih ama keseharian kita sebagai pasutri (pasangan suami istri) Tahun-tahun pertama perkawinan kita penuhi dengan anggur perkawinan yang begitu manis dan memabukkan? Atau malah perkawinan tahun awal udah kecium busuknya? *lap lap jidat* Seiring dengan waktu, anggur perkawinan kita menjadi masam, hambar, terkikis oleh berbagai pelanggaran kita sebagai pasutri, tercemar oleh perlakuan buruk kita yang tidak dapat diterima pasangan?

Yap, kenyataan itu tidak bisa dipungkiri. Namun yang jadi titik berat pada Pernikahan Kana, kenapa anggurnya bagus terus? Cuma satu jawabnya teman-teman pasutri terkasih ^^ Karena perkawinan Kana ada Tuhan Yesus yang bertindak ;) Lho berarti di pernikahan yang terseok-seok Tuhan gak bertindak gitu kah? Bertindak, cuma 2 orang yang terlibat tidak mau mendengarkan Yesus. Ingat ya, 2 orang :) Ya, pernikahan memang membutuhkan kerja sama 2 orang. Tapi, jangan lupa juga ada Tuhan sebagai pihak ketiga.

Ketika salah satu dari kita berkata : Tuhan, saya kehabisan anggur. Atau, Tuhan anggur saya asem nih, basi. Apa respon Tuhan?

Atau jangan-jangan kita ngomongnya : Tuhan, anggur asem nih gara-gara suami saya lari ama pelakor X. Tuhan tolong deh celikkan mata X, buat dia celaka dan suami saya kembali ke saya (_ _") sejak kapan Tuhan merencanakan celaka ke seseorang kalau memang itu bukan bagian sebuah rencana yang indah? ;)

Ya, kadang kita sibuk dengan solusi. Lupa tanya Tuhan, apa sih Tuhan yang Engkau inginkan dari hubungan ini? Tuhan buat istri saya tidak belanja lagi dong, soalnya ngabis-ngabisin duit saya. Istri saya egois, Tuhan. Selalu menuntut, ingin hidup mewah. Sadar tidak dari kalimat doa itu, kita kebanyakan mengemukakan keputusan kita sebagai hakim atas orang lain. Bahwa pasangan kita adalah pribadi yang egois dan minta Tuhan mengubahnya? Kalau kita waras, semestinya siapa sih yang egois? Orang kita yang doa aja minta istri kita diubah, sementara kita gak usah, karena kita adalah pribadi yang paling bener, paling baikkkk, dan paling menderita sedunia ini? Hello??

Jadi, saat anggur kita asam. Kita kudu gimana? Sama kayak perikop Pernikahan Kana, colek aja Bunda Maria, Bunda doakan kami berdua yang anggurnya lagi asem, lagi kering, lagi basi. Dan meminta Tuhan untuk membantu kita. 

Jadi, cuma doa? Simsalabim hubungan kita baik dan dipulihkan. Ya bisa sih kalau memang Tuhan berkenan, why not? Tapi, sembari meneladan Bunda Maria yang tetap bergerak ketika Yesus menolak ya, mau apakah dari pada-Ku hai perempuan? Saatku belum tiba, sediakanlah medianya ;) Sediakan 6 tempayan. Cobalah konsultasi dengan konsultan perkawinan, mahal ah, ga ada budget! Yaudah cari yang murah, konsultasi ama Romo, berdua dan coba jangan emosi ketika mengutarakan permasalahan kita sebagai pasutri. Atau bisa juga ikut retret pasutri, banyak koq.

Ada yang bilang, iya kalau pasangan mau? Kalau dia merasa gak bermasalah? Dia merasa pernikahan baik-baik saja, sementara saya tidak? Berarti memang mungkin saya yang bermasalah ^^! Yaudah cari psikolog sendiri, atau cari saksi perkawinan dulu kan, kalau risih cerita ke Romo sendirian, dan kadang kan merasa idih idih Romo tau apa? Kawin aja gak pernah! XD

Idealnya, kita sebagai orang yang mengaku Kristen, memang menjunjung tinggi Sakramen Perkawinan :) Bukan menganggapnya sebagai remeh temeh dan suatu hal yang membuat bahagia, kalau gak bikin bahagia ya ngapain dipertahankan? Terkadang pilihan kita bisa saja salah. Namun, apakah kita cukup dewasa mengakui, ya pilihanku salah, dan saya mau bertanggung jawab dengan pilihan itu? Saya mau berubah menyesuaikan pilihan yang salah itu? Wow...memikul salib maksud lo Dev??? Emang Tuhan??? *bisik bisik* junjungan lo siapa masbro & mbaksis? Yesus dari Nazareth yang disalib karena ke oonan kita kan? XD Yesus gak oon, yang oon kita, koq Yesus yang disalib? Nah, sekarang yang oon kita, koq kita gak mau pikul salib ke-oonan kita? :D 

Berat ya jadi pengikut Kristus? Cuma satu koq modalnya, rendah hati :) Itu Yesus juga bilang, pikulah kuk yang kupasang, belajarlah pada-Ku karena aku lemah lembut dan rendah hati. Kita udah rendah hati belum? Inget gak sindiran halus Paus Fransiskus? Kita belum bisa dikatakan rendah hati kalau kita masih merasa terhina :) 

Jadi, teman-teman pasutri terkasih mari, minta kepada Yesus untuk sertai langkah kita, sehingga anggur pernikahan kita selalu manis dan baik. Di saat ada masalah, tetap pilih Yesus. Coba carilah komunitas yang bisa saling menguatkan. You are not alone, because He had felt the worse, dikhianati Petrus pas disalib, ditinggalkan pengikutnya sendirian di jalan Golgota. Apalah yang tidak lebih buruk dari itu ^^ Percayalah Tuhan akan bertindak!


DPS pamit


Have a wonderful night to share ^^

Selasa, 08 Januari 2019

China Trip - Itinerary & Tips


Hai hai ^^


Astaga baru sempat rapiin itinerary perjalanan kami ke China 19 Oktober kemarin hahaha. Koq dirapikan? Iya soalnya ada beberapa jadwal yang meleset, biasa over confidence XD

Berikut ya, saya screen capture hehehe







Buat yang butuh format excel, seperti biasa bisa japri saya di : devipawoko@gmail.com ^^


Berikut tips dan penghiburan ^o^ dari saya selama trip kemarin :

1. Orang China itu baik-baik koq, cuma yang nawar-nawarin tour lokal itu dihiraukan saja ^^ Ya at least kuasailah percakapan dasar sehari-hari. Kalau buta huruf Hanzi, gapapa, masih ada Google translate, tinggal foto, terjemahkan :D Tolong dicatat, google translate harap diinstal, berguna banget ni. Apalagi yang pingin belanja snack unyu dari China (varian mereka lebih banyak dan gampang nyarinya ketimbang di Jepang :D Kalau Jepang kan kudu blusukan dan 1 daerah ya jualnya cuma Pocky rasa sake doang, ga jual rasa sake, adzuki, dll gitu, kalau di China banyakkkk melimpah ruah, hihihi, asal.....jangan lupa di scan, soalnya keterangan expired date nya pun pake Hanzi (_ _") ketimbang salah kaprah kirain udah expired ternyata production date.

2. Masakan China-> rada spicy & porsinya banyak
   Tapi ada juga yg tidak pedas, bisa bilang ke mereka, cuma di daerah Zhangjiajie ini orangnya demen pedas semua, jadi menu yg tidak pedas ya rada jarang. Bahkan, Mc D pun juga lebih pedas (_ _") contohnya saat saya pesan Burger Spicy Chicken->beneran pedas XD

3. Minuman manis
     Yiipi yeayyy hahahaha, ini kebalikan dari Jepang yang fakir minuman manis yaaa, teh ama UC aja hambar kalo di Jepang. Di China melimpah ruah minuman manis, apalagi kota sebesar Beijing dan Xian, banyak banget bubble tea dan kedai es krim. Yum!

4. Taxi resmi
     Sering dengar kalau banyak taxi jahat? Ya sama aja kayak di Jakarta lah. Pokoknya usahakan cari pool taxi, biasanya mereka pakai argo koq ^^ dan yang terpenting, siapkan alamat yang mau dituju pakai HANZI, jangan mengandalkan percakapan doang, soalnya kadang dialek kita juga berpengaruh, apalagi kalau udah kena shengtiao (nada) byuhhhh....*lap lap jidat* 

5. Stasiun Kereta
      Jangan bayangkan stasiun kereta mereka lengang melompong seperti stasiun Gambir jurusan luar kota. Ya bisa dibandingkan dengan KRL Tanah Abang-BSD Apalagi jam-jam sibuk, weekend. Orang China itu hobby nya jalan-jalan ^^ Jadi di stasiun itu banyak banget orang asli sana yang bepergian gotong-gotong trolley bag. Dan yang paling penting, luangkan waktu minimal 1,5 jam sebelum keberangkatan kalau belum tukar tiket, kenapa? 

  • Antrian banyak
  • Ada metal detector
  • Ada periksa paspor dan tiket, nah ini perhatikan ya jalurnya khusus, ada yg buat penduduk asli, mereka cukup tunjukkan ID+tiket di scan gitu, lebih cepat. Kalau orang asing, cek manual ^^
Tunggu! Tukar tiket apaan?? Itu, tiket yang kita beli di Trip.com itu belum tiket asli, cuma semacam kode booking gitu, nah itu kudu ditukerin di loket (antri lagi, haiyaaaa......senewen) Ini saya tunjukin tiket asli bullet train 

Kalau tiket yang dipegang udah itu, ya aman, bisa langsung cek tiket+paspor, masuk metal detector, tunggu kereta di ruang tunggu. Gimana biar mengurangi pemborosan waktu tunggu? Apalagi buat yang hobby nya AKAP (Antar Kota Antar Propinsi) seperti itinerary saya, jadi waktu sampai di kota A, langsung aja tukar tiket resmi. Terus kan jalan-jalan di kota A tuh, besok pas mau pindah ke kota B, tiket udah ga perlu dituker lagi ^^ lebih cepat kan, ga usah deg-deg an, hahahaha. Cukup saya saja yang mengalami ketinggalan kereta di Shenzhen (_ _") ya maklum kirain stasiunnya kayak Gambir gitu ya, ternyata lebih gede dari lapangam bola, udah gitu orangnya banyaknyaaa bokkkk....

6. Toilet
    Nah, yang konon toilet katanya jorok. Ya, standarnya kayak di SPBU atau rest area tol gitu lah. Kalau keadaan seperti itu masih bisa, ya berarti selamet lah di China ^^ Petugas kebersihannya banyak banget, tiap orang masuk disiram gitu, kecuali....nah ini, kalau rame bejibun ya mana sempat mereka nyela antrian buat siram kan. Jadi, tips biar ketemu toilet yang rada friendly, hindari waktu ke China berikut :

  • Liburan Musim Panas, ini udah toilet gak nyaman, ke tempat pariwisata juga udah berasa desak-desakan di KRL Stasiun Tanah Abang yaaa XD
  • Hari Kemerdekaan China : 1-7 Oktober, ini pasti hotel ama kereta juga penuhhhhh, dan...macet!
7. Greatwall

     Nah, Greatwall itu ada macam-macam, yang rada sepi itu Mutianyu, cuma medannya rada berat dikit. Ada 2 pilihan kalau di Mutianyu, bisa jalan manual dari bawah sampai ke pos atas (ini sih katanya sekitar 5 km, nanjak tapi yaa) Pilihan yang kedua pakai cable car, lanjut ke pos atas paling 2 km lah, nanjak juga hahaha. Kebetulan karena kemarin malas ribet dan pingin efektif, jadi saya ikut tour lokal tapi udah beli di Tripadvisor, nah tour yang ini recommended banget deh ^^ Tour guide nya (Jin) baik & sabar banget, puas deh pokoknya, udah gitu gak matre, gak wajib kudu sewa earphone (earphone ini berguna biar bisa dengar suara guide, soalnya kan banyak orang, mereka kalau teriak-teriak juga kurang kedengaran)

8. Zhangjiajie
        Nah ini ^^ Zhangjiajie itu punya 3 area yang bisa dikunjungi :

  • Tianmen : ini yang sebelah Selatan, bisa diakses cukup dengan naik cable car dari tengah kota langsung ke gunung Tianmen, yang fotonya ada bukit lubang tengah-tengah, itu Tianmen (kita gak ke sini)
  • Zhangjiajie National Forest Park-Zhangjiajie Nat Park entrance, ini bisa diakses naik semacam L300 gitu lah dari stasiun bus tengah kota, cepat koq, gak ngetem lama. Oya 245 Yuan itu tarif buat 3 hari ^^ jadi kartunya jangan dihilangkan ya, biar besok bisa masuk lagi. Kalau heran, rajin amat 3 hari di gunung? Percayalah 5 jam itu gak cukup buat muter Zhangjiajie (nangis sesenggukan, keinget karcis yang hangus) Dari entrance, kami langsung ke Huangshi Village (naik cable car, bayar :D lupa berapa tapi hahaha, ga mahal lah) Nah ini bisa puter-puter situ mayan lah, ga terlalu cape, jalannya udah bagus semua buat pedestrian walk. Kalau mau lanjut ke advance, bisa ke Yangjiajie, medan lumayan berat, kenapa? Soalnya minibus dari Huangshi itu gak langsung ke Cable car Yangjiajie, kudu naik tangga lagi sekitar 800 m nanjak. Yangjiajie ini yang ada Natural Greatwall, nah kalau mau lanjut bisa tuh ke Tianzi Mountain, bisa dibilang ini yang paling bagus ya, cuma ga keburu ke sana, kami ngejar flight ke Xian soalnya, badan udah gempor jalan nanjak 5 jam. Kalau mau Tianzi, mendingan masuknya dari Wulingyuan entrance, ada L300 jurusan Wulingyuan juga dari kota. Ada 2 top atraction di Tianzi, ada yg elevator, itu katanya ngantrinya juara, bisa 1,5 jam
  • Glass bridge, ini masih ke Barat lagi dari Wulingyuan entrance, masuknya pun bukan paket dari National Park ya ^^ karena memang gak sekomplek. Bisa diakses juga dengan naik L300 tadi
Jadi kalau mau explore Zhangjiajie sih baiknya ya minimal 2 hari lah di sana ^^ Oiya, ada toko snack lengkap banget tuh, di depan stasiun bus, dekat hostel kami juga ada yang di jalan besarnya ^^, jangan lupa Google Translate buat scan hahahah, oya harganya lebih murah dari Beijing ^^ Borongggg!!


9. Guilin
      Nah ini karena kemaren sibuk kurang persiapan, jadi 1 day tour Li river sold out semua T.T sedih yaa, akhirnya kami ke Reed Flute cave ama Mulong lake, not so special, tapi boleh lah ketimbang nganggur di hotel hahaha. Oiya itu restoran Chunji Roast Goose kudu coba! hahaha, apalagi yang demen banget ama durian, aduh pastry nya TOP dah! Goose nya juga empuk & juicy, dekat banget ama Hotel kami.

Kalau ada yang mau ditanya bisa langsung email aja ya ^^ buat yang penasaran foto-fotonya bisa di klik di link berikut :


Oiya, itu ada kisaran total pengeluaran sih udah include tiket pesawat dan biaya urus visa pake Bayu Buana, hehehe. udah langganan ama Bayu Buana sih, dari urus paspor ama visa, cepet ya kerjanya, terus ga matre juga alias ongkosnya bersahabat. Tapi, bukan berarti total, soalnya ada ongkos cable car ama makan yang belum saya masukkan haha. Tapi ya ga beda jauh lah ^^

Kalau ditanya bagus mana Jepang atau China? Beda ya bagusnya. China itu kayak kita dibawa tour ke arsitektur keren, perpaduan kuno ama modern. Kalau Jepang itu kan lebih ke cute gitu ya, arsitekturnya paling ya kuil semacam gitu lah. Banyak lah tempat-tempat yang bisa dikunjungi di China. Kalau ada rejeki nanti mau ke Xitang, Shanghai (nyobain Maglev nih, the one and only, mestinya di stasiun Changsa juga ada, tapi rutenya lebih panjang di Shanghai), Fuqian, Yunan, Mongol, Jiuzhaigou, ama Harbin. Semangat!! \(^o^)/


Sekian ulasan China dari saya :D Sampai jumpa di itinerary berikutnya ;)


Have a wonderful night to share


DPS pamit

Rabu, 19 Desember 2018

Toleransi - Kisah Kasih Imanku

Hai hai :D


Lama banget ya tidak sharing-sharing tulisan di blog, padahal banyak yang pengen dirumpiin hihihi. Sebenernya ni topik terlintas tadi pagi sih, terus mau tulis kan sibuk di kantor lanjut ikut Emmaus Journey, hm...mulai-mulai memudar dikit keinginan share nya, terus tersentil sebuah pertanyaan dari saya, "emang sebelah bisa kasih jaminan keamanan seperti jaman Petrus?" wah kalau bisa sih dengan senang hati saya mulai menundukkan kepala and keep my mouth closed ;)


Saya pengen share ini koq ya barengan bener ama sesi terakhir Emmaus Journey di Paroki saya mengenai Iman. Well, seperti kata Emmauser semua, tidak ada yang kebetulan. Tuhan selalu memakai segala sesuatu untuk berbicara kepada anak-anak-Nya yang terkasih ini ;)


Mau ngomongin apa sih Dev? Itu loh desas desus potong simbol salib di nisan yang lagi marak diobrolin di lini masa media sosial. Mohon maaf lahir batin, saya ga ikutan nge share ya. Kenapa? 
1. Soalnya denger berita yang bener yang mana aja saya juga tidak tau yang mana versinya

2. Tidak mengganggu keimanan saya sebagai orang yang dibilang Nasrani, Kristiani dan sebagainya lah.

3. Kadang, semakin banyak kita share di linimasa, orang luar itu lihatnya koq parah banget ya Indonesia? Separah itu kah? Indonesia rasis? Dan ujung-ujungnya, 'iman' kita jadi kenyataan -> Indonesia punah :D lebay? Ya kalau semua orang menangis meratap ngaku dizolimi gegara ada yang potong salib sih bisa bisa kita punah beneran di mata dunia :) itu kan yang kita 'imani'? :P gak termasuk saya (karena tidak share ^^V) contoh gampangnya kayak kemarin Pemilu Malaysia yang katanya panas menggelora, saya loh ada di sana di tengah mall, dan kami puji Tuhan baik-baik saja, orang di luar Malaysia udah mau siap-siap aja kalau Malaysia rusuh.

Lucu yah, kalau saya amat-amati, kenapa koq sepertinya yang banyak diutak-utik tu orang Katolik? Yaiyalah wong simbol kita segambreng. Orang lain ga tau maknanya, terkadang pun kita yang Katolik juga suka jadi batu sandungan sih, sampe orang lain mikir, ooo....orang Katolik nyembah berhala? Nyembah patung? Lha wong kalau cerita ke temen, 'eh...lu tau ga? Kalau lu doa di patung Bunda Maria yang di Gereja ini nih, lu bakalan hamil lohhhhhhh' atau 'eh....lu tau ga?? Kalau lu doa di patung Yesus di Gereja itu, lu bakalan ketemu jodoh lu lhooooo' *grin* Akrab bener yah ama keseharian kita ^^V Akibatnya, kalau patung Bunda Maria di Gereja X dipenggal kepalanya kita seperti merasa dizolimi, diancam, ditakut-takuti kebebasan beragama kita. Padahal, kalau kita mau lihat dari segi positif (hal yang sangat dianjurkan Yesus, junjungan kita) itu semua mau mengingatkan, eh itu cuma patung, koq elu pada sedih? Koq lu pada sembah, tu orang mau ngingetin, jadi orang jangan sesat. Ternyata baik ya yg menggal-menggal patung :)

Padahal, baru aja kemaren ketawa-ketawa soal meme patung Tuhan Yesus terjun dari Salib katanya Katolik aliran die hard? Plus ditimpali yang lain, soal patung juga, koq kagak marah? Koq kagak ada yang share dizolimi? Yaelah, cuma sebatas joke aja iman kita masbro :)

Rasul Petrus dan Rasul Yakobus itu menyatakan dalam surat-suratnya, iman dan perbuatan itu sama-sama utamanya. Iman adalah emas dan iman tanpa perbuatan adalah mati (bdk 1 Petrus 1 : 7 dan Yakobus 2 : 17) Kita percaya melakukan perbuatan baik itu karena iman kita, karena hanya kasih karunia Allah saja yang menggerakkan semuanya itu dan kita respon dengan kata ya. Kalau kita melakukan perbuatan baik tanpa iman, kita masih mengandalkan, ini loh saya yang berbuat baik, bukan berasal dari Tuhan yang menggerakkan.

Lantas? Apa yang seharusnya membuat kita paling merasa dizolimi dan diancam keberadaannya sebagai umat Kristiani selain ketika kita membenci musuh dan seteru kita? Tidak ada yang bisa membunuh iman kita selama kita masih punya kasih yang memancar.

Ya sih, kepastian hukum dan jaminan keamanan bagi pemeluk agama adalah hak setiap Warga Negara, cuma apakah tindakan kita cukup bijaksana? Saya rasa, penggede-penggede macam Uskup-Uskup se Indonesia tidak tinggal diam koq, dan itulah kita percaya mereka sebagai gembala kita kan? Kita tidak pernah sendirian :) 

Kalau ada yang protes, ah pemerintah itu terlalu baik ama kaum 'ekstremis' makanya sekarang tumbuh subur di Indonesia, dikasih kesempatan sih. Pertanyaanya, emang kubu oposisi bisa kasih jaminan bakal membasmi dan mengusir semua ekstremis dari Indonesia ini dan menjamin Indonesia aman, wah pasti kaum minoritas pilih tu oposisi, termasuk saya ;) Masalahnya kan, kita ini minoritas, isu-isu keagamaan macam gini nih sering dipake buat komoditas politik, entah buat menambah suara atau menggembosi suara. Bukannya saya gak percaya ama kekuatan Petrus lho, saya ngerti dan ingat betul saat Papa pesan ke saya, 'hati-hati kalau bicara, besok hilang kapok' Masalahnya, yang dibilang ekstremis aja ada di seberang sana, apa gak namanya licik luar binasa sampe sekutu dan kawan sendiri dihabisi?

Andaikan dengan golput, Ahok jadi presiden, udah golput aja deh saya :D Masalahnya kan dengan golput saya memungkinkan kemungkinan terburuk untuk menang :D Ya ogahhhh, sorry lah yauw, at least saya udah berjuang yang terbaik :D masalah Tuhan mau kasih apa lah urusan ntar ya nggak?

Jadi gitu aja sih kalau menurut saya :D Serem yah banyak ekstremis, ah masih serem jaman Yesus ama rasul-rasul dulu, dikit-dikit rajam :D Lagian bukankah kata Rasul Paulus, "bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan?" Jadi ngapain takut beribadah sodara-sodara, kalau mati aja kita kagak takut? Kalau becandain Tuhan Yesus aliran hard core aja kita kagak takut, ngapain kita takut ketika salib dipotong? Aneh kan?


Selamat malam ^^



Have a wonderful night
DPS pamit

Minggu, 28 Januari 2018

Antara Pengabdi Setan dan Kami - Belum Hamil? Hari Gini Masih Alami??

Hai hai...


Hihihi judulnya jadul banget yah :D Eh bener mau tulis ini teringat tulisan seseorang tentang perjuangan mendapatkan buah hati dengan film pengabdi setan (yang kebetulan saya tidak nonton, males setannya lokal, begitu dekat dengan kehidupan saya XD )


Mau ngebahas apaan sih Dev? Ini mau sharing soal Inseminasi & Bayi Tabung <> Buah Cinta Terlarang, apaan tuh? Itu talkshow dari Romo A. Andang L. Binawan SJ bersama Pasutri Riko Ariefano - Lia Ariefano ^^ Seru loh talkshow nya, awalnya masih kaku, begitu jederrrr ada yang ngaku udah bayi tabung, pada panas semua hihihi


Yah rangkumannya sih, Gereja Katolik *saya garis bawahi yah, Gereja Katolik* kurang menyetujui inseminasi & IVF (saya singkat aja yah, daripada nulis panjang bayi tabung hahaha) Kenapa? Alasan logisnya apa? Berikut saya tuliskan berdasarkan skala prioritasnya :

1. Kita tidak tau pasti 'limbah produksi' (ais....kasar bener bilangnya hahaha) maksudnya itu janin yang kurang bagus, atau misalnya bagus semua tapi koq yang jadi ada 8 janin, jelas ga mungkin kan disuntik semua, pasti ada yang disimpan, eh ternyata sukses nempel 4 ye....dan pasutrinya pengsan :p jaman sekarang punya anak 4, dan lo tanya lagi, tahun depan 4 janinnya dimasukin lagi ya Buuuu..... *minta ditabok* hahahah -> nah itu pada mau diapain? Mau disimpen terus? Atau dibuang? Kalau dibuang, lho Gereja Katolik udah mengakui hak hidup tu saat ovum ketemu sperma.

2. Kalau janin tadi saya donasikan untuk ilmu pengetahuan, ini cikal bakal rekayasa genetika pada manusia. Orang semangka aja bisa dibikin kotak, kenapa manusia ga bisa dibikin kotak-kotak? Hihihi bercanda, maksudnya bisa aja dibuat sebuah spesies manusia yang ga bisa mengalami degradasi otak dan jantung. Ah lo mikirnya kejauhan Dev! Yaelah, itu yang mikir Gereja Katolik. Kenapa? Karena teknologi udah sedemikian majunya, orang kloning aja udah berhasil ^^

3. Misal nih, yaudah janinnya didonorkan aja ke pasutri lain, yang ga bisa jadi janin. Ini ntar kalau ga jelas dicatet janin punya pasutri siapa kan ke depannya kemungkinan incest itu bisa aja toh. Bingung? Misal nih, saya & suami ikut IVF, janin yang bagus ada 4, saya putuskan tanam 2, yang 2 saya donasikan ke pasutri lain yang susah punya anak, let say pasutri A & B yang saya tidak kenal. Ntar anak saya ketemu anak si A-B trus nikah, namanya kan incest. Wong mereka semua semestinya anak kandung saya, si A kan cuma jadi surrogate mother aja istilahnya.


Gitu.... Jadi, Romo Andang menggarisbawahi, kalau yang udah terlanjur IVF, ya Gereja Katolik memaafkan, makanya buruan ngaku dosa. Eh seenteng itu? Kalau Gereja Katolik ga menerima, katanya kejam, kalau Gereja Katolik suruh ngaku dosa, katanya meremehkan dosa bunuh janin *lap-lap jidat* Emang Gereja Katolik selalu salah :D


Terus, kalau menurut kami gimana nih langkah kami sebagai pasutri yang belom dikasih anak? Well, setuju banget ama pendapat Ci Lia, bahwa anak itu bukan hak kita koq :) Demikian juga rejeki. Apapun yang melekat pada kita ini, ga bisa kita tuntut ke Tuhan. Heh, saya mau anak, heh saya mau pasangan hidup, heh saya mau kaya, heh saya mau sehat. Lo kira Tuhan mesin ATM?? Mending kalo saldo kita banyak yah, eh kadang masih ngutang XD maksa-maksa lagi, keluarin anak dong.... hihihi ^^V

Saya dan suami sih sekarang udah enteng banget. Setelah kemarin saya laparaskopi Adenomiosis, kami putuskan untuk ikut saran dokter kan, jangan hamil dulu selama 6-9 bulan. Nah, baru setelah rahim saya dinyatakan sehat & siap hamil, baru deh kami program Induksi Ovulasi ^^ *rencananya sih di dr Charles Lim, Mount E* Kemarin sih terbersit buat insem di Indonesia, toh harganya loh sama dengan Induksi Ovulasi di dr Charles Lim, hahahaha. Cuma entah kenapa si suami yakin banget ama dr Charles, yaudah deh ngalah ya. Toh ternyata juga Gereja Katolik kurang setuju ama insem juga toh, yasud lah.


Lho koq ga IVF?
1. Biayanya mahal -> idih idih.....jalan-jalan aja bisa, masa IVF ga bisa???? *jleb* eee....hahahahah ya maksudnya ini diluar budget kami lah. Jalan-jalan kan hasilnya jelas, ada foto, kita hepi, oleh-oleh, seneng lah. Bayi tabung, udah kagak boleh ama Gereja Katolik, udah nambah-nambahin dosa, eh belom tentu berhasil pula.

2. Saya itu kan mantan adenomiosis, emang katanya kans paling tinggi itu IVF. Tapi, dr Charles aja bilang dia cuma bisa kasih harapan 30% XD trus ngapain kami kudu ngoyo ya? Bukankah lebih baik santai santai pinggir pantai, berharap pada Tuhan ya kan? Masalah Tuhan kasih ga kasih ya kami tetap santai. Ga takut tua ga ada yang urus Dev? Lah lu kira anak tugasnya buat ngurus kita pas tua????? -> galak amat hihihi. Eh serius nih. Kalau anak tugasnya cuma ngurus orang tua mah kasian banget loh. Saya toh kalau punya anak, udah ancang-ancang nabung buat hidup di Panti Jompo yang bagusan, kenapa? Eh lebih enak! Dokter standby, suster standby, temen-temen di panti jompo seumuran, hubungan ama anak juga enak kan, dia ga cape urus kita, atau kalau di ada pasangan hidup, kagak empet juga ngerasain kita yang super bawel, ya to? Enak di Panti Jompo, teman seumuran banyak! Bisa diajakin maen kartu, domino, congklak :D orang sejaman loh...

3. Males! Heh? Koq males? Iya, saya males disuntik-suntik kayak ayam potong, selama 30 hari biar telor saya banyak XD Saya manusia yah! Bukan ayam potong! *sensi* Hahahaha, eh ini serius, bukan saya takut jarum suntik *sembarangan! ahahah* tapi ngeri aja gitu masukin hormon-hormon penyubur yang memicu kanker ke badan saya. Aduh....udah deh, cukup kemarin sakit adenomiosis, ga usah pake ditambah-tambahin resiko kanker. Walaupun dokter ngotot, ga beresiko! Biarin, i have my own opinion! Udah sekarang alami aja deh, ga usah hormon-hormonan, cukup dah ama terapi yang kemarin. Saya mau cantik! -> oh ternyata modusnya ga mau gemuk ama jerawatan XD ^^V


Ya begitulah :D Jadi sekarang udah di zona pasrah :D Zona enjoy, masalah ntar tiba-tiba Tuhan kasih anak, ya Puji Tuhan..... Ga dikasih anak sampai tua ya tetep, Puji Tuhan..... Dikasih anak pas umur tua ya...Puji Tuhan.....sapa tau dia jadi Paus selanjutnya *idih ngarep tetep ya....Mak ambisius neh hahaha ^^V*


Ogah ah, males udah coba-coba ramuan Madura kek ramuan Baduy kek, ramuan Asmat kek, ramuan Timbuktu kek, ogah..... Kagak ngarti itu di dalem ramuan ada apanya. Pokoknya hidup sehat, biar sehat sampai tua ^^ Kami mau jalan-jalan & pelayanan sampai tua nanti ^^ Hidup kami bermanfaat, udah itu aja. Soal anak dikasih ya kami besarkan dan rawat dengan baik. Soal ga dikasih anak yaudah kami didik anak-anak orang lain dengan baik ^^ -> soalnya mau ikutan jadi Papi Mami Roses, hahaha newbie neh :D semoga kami bisa jadi Papi Mami yang baik yah..... Walaupun belom punya pengalaman mengasuh anak, mengasuh ponakan boleh lah ^^V Yah mohon bantuan doa teman-teman ^^


Selamat malam & selamat berbagi! Tuhan memberkati.





DPS pamit

Minggu, 31 Desember 2017

Terima Kasih, 2017 Yang Luar Biasa - Bersyukur dan Bertanggung Jawab

Selamat pagi! Selamat Tahun Baru!


Ets tumben ga bikin refleksi akhir tahun yak, karena kemarin butuh refleksi beneran hahaha, becanda ^^V Tahun ini tumben-tumben kami kagak mudik ya, karena cuti suami udah abis (akibat nganter saya berobat sampe seminggu kemarin) Jadinya, berusaha mengisi hari kami dengan hal-hal yang baik lainnya, contoh : pas tanggal 25 Des kemarin, seumur hidup baru ikutan Makan Siang Natal ^^ (walaupun jujur, yang banyak menyentuh orang-orang yang berkekurangan itu Hadi & Marcel-> korban yang terseret akibat punya temen seperti saya hahaha *evil laugh* ^^V abisnya saya ada di bagian acara, udah gitu kan ga ngikutin dari awal, jadi yah kayak semacam messenger aja gitu lah :D but, that's ok saya bisa 'menikmati' suasana kekeluargaan dari Makan Siang Natal 2017) yang kedua, ikutan bantu di Misa Tutup Tahun bareng Choice ^^, biasa mah di kampung ngumpul melulu ama keluarga yah haha, makan-makan, kali ini ditutup Misa, asyik juga tuh kayaknya ;)


Oiya, kali ini saya mau berbagi hal yang ringan, paralel dengan khotbah Romo Widi kemarin :) soal apa? BERSYUKUR a.k.a GRATEFUL


Pertama-tama dari hati saya yang paling dalam, ingin mengucapkan terima kasih Tuhan atas penyakit yang sebelumnya ada pada saya ^^ -> terdengar tidak waras? Sakit koq malah bersyukur? Ehh.....saya kasih tau nih ya, kalau ga ada sakit itu, mungkin saya kurang mensyukuri karunia Tuhan loh. Masih aja sibuk nyari yang belum yang saya punyai -> ANAK? Yap!


Ga cuma anak aja sih, terkadang saya suka terjebak nostalgila, alah lagu Raiso banget =p Maksudnya nyari yang aneh-aneh gitu loh, nyari yang ga penting-penting, belum punya ini, belum pernah ke Timbuktu, belum pernah ke dunia lain (ih amit-amit Tuhan, ini cuma bercandaaaa :D) Jadi koq, sepertinya buta dan menganggap yang saya nikmati ini semua pretasi saya dan ya, emang udah layak dan sepantasnya saya mendapatkan ini semua -> minta digaplok sendal ama Tuhan =p Kalau bahasa gaulnya : Bah! Sombong kali ni anak! :D


Seize the day, live your life one day at a time :) itu kata orang bijak yah. Terkadang kita menyia-nyiakan waktu kita yang berharga dan sibuk memandang langit lain yang belum kita miliki, yang sejujurnya mungkin Tuhan melihat kita belum bisa menikmati keadaan sekarang, jadi...mungkin saja kita belum layak untuk langit sebelah (yang menurut kita lebih indah) Gampangnya, masbro mbaksis langit yang ini aja lu ga bisa nikmati, gak bisa hargai, yakin langit sebelah bisa bikin kita bahagia??


Yang single lupa menghargai waktu kejombloannya. Jomblo itu asik koq, ets....ntar langsung judging, oo jadi elu menikah jadi sengsara Dev?? *rolling my eyes in the deep hahaha* Maksudnya..... kalo udah menikah, udah ga bisa jadi single lagi! Masa??? Ah bisa koq kalau cerai *gubrak* Ah bisa koq kalau pasangan kita meninggal *pingsan* Never be the same again, baby *siul, siul* Saat kita masih polos dan lugu, tanpa beban & sakit yang terbentuk dalam kehidupan perkawinan (yang sejujurnya mau bikin kita lebih baik, koq malah ditinggalkan?) Hal itu ga bakal bisa kita ulang. MESIN WAKTU ITU TIDAK ADA! Just be real!


Jadi, yang anak-anak, nikmatilah jadi anak-anak, dimarahin orang tua, capek belajar & ngerjain ulangan -> apakah waktu bisa diputar saat orang tua kita tidak lagi bersama kita? Tidak!

Jadi, yang single, nikmatilah punya kesibukan, punya banyak teman, pergi ke sana kemari, memutuskan hal penting, ga pake konsultasi & rundingan dengan pasangan kita -> apakah waktu bisa diputar kembali? Tidak!

Jadi, yang jadi orang tua punya anak masih kecil, mereka merepotkan, bikin capek karena kebawelan mereka, NIKMATILAH! Kalau mereka beranjak dewasa atau meninggalkan kita -> apakah waktu bisa kita putar kembali? Tidak!

Jadi, yang punya istri sabar, lugu, gampang dibodohin segala macam tipu daya kita (a.k.a belang kita belum ketauan), segeralah bertobat, kenapa? yakin dia akan selamanya seperti itu? Waktu bisa diulang lagi? Tidak!

Jadi, yang belum punya anak, masih punya waktu haha hihi berdua, bisa planning liburan ga pake liat jadwal anak libur, bisa berantem seru banget tanpa orang lain liat -> apakah hal seperti ini bisa diulang lagi? Tidak!


Jadi, yang masih sehat, masih bisa kesempatan jalan pagi, beraktifitas lancar, makan tanpa pantangan, segeralah merasa cukup & nikmati kebiasaan sehat kita -> apakah hal itu bisa diulang? Tidak!

Dan bila kita terus menerus menyia-nyiakan pemberian Tuhan itu, percayalah cepat atau lambat kita akan menyesal. Dan menyesal itu tiada guna lagi, karena semuanya tidak akan pernah kembali sama ;)

Memang, ada banyak hal tidak mengenakkan dalam hidup kita. Tapi, masih banyak hal lain yang bisa kita nikmati, dan sadarkah kita bahwa semuanya itu tidak pernah kita minta, alias gratis? Apakah kita layak mendapatkan itu semua?

Jadi, yang mau saya garis bawahi di sini, ga cuma bersyukur doang. Kalau bersyukur terus doing nothing ya percuma! Bersyukur dan bertanggung jawab dengan apa yang dikaruniakan Tuhan sekarang ini kepada kita ^^


Tetap semangat! Have a wonderful day to share ^^




DPS pamit

Sabtu, 25 November 2017

Wood Anniversary - to love Him more


Hai hai ^^


Nulis lagi, hahaha. Gegara kena banned di dapur sebulan :p jadi rajin nulis ya. Tulisan ini buat merayakan 5th anniversary kami ^^ yah buat pengingat aja, nanti di saat kapal kami menghadapi Godzilla, saya ingat perjuangan tahun ini :D


Menurut saya tahun ini bener-bener deh, kalau kata Jiehu si Hadi, emang tahun ciong gede tuh umur 36 :D Cuma saya ga ingin cerita ketakutan atau masalah yang kemarin saya hadapi, tapi saya mau menceritakan karunia & kesempatan yang Tuhan berikan ke saya.


Kehidupan pernikahan kami sih sama seperti pasutri kebanyakan ^^ ga cuma keliatan manis saja. Terkadang juga pas 'ga waras' juga bisa berantem. Cuma, puji Tuhan kami berusaha mendekatkan diri dengan Roh Kudus, jadi kalau pas mau nyolot melukai pasangan pas 'ga waras' ya ada rem nya yang bisikin 'udah stop stop stop, sabar sabar' gitu kata Roh Kudus :D Kalau kata roh kuda sih pasti 'lu ga tau pengorbanan g hah? lu korban apaan?? G melulu yang ngalah? G melulu yg salah!' -> itu suara roh kuda :p


Jadi, percayalah berantem hal besar, hal kecil itu juga sering koq kami alami ^^ Jadi, yang rumah tangganya sedang bermasalah, jangan berkecil hati ^^ ingatlah Roh Kudus, minta bimbingannya ^^ emang pohon makin tinggi makin banyak angin :D


Oiya, kemarin itu sebelum saya dioperasi, sempat keder juga sih. Ngapain yah saya belain operasi? Yah namanya juga nasib manusia ga ada yang tau kan? Udah milih dokter berpengalaman, tapi kalau Tuhan berkehendak lain, kan ya bisa aja saya dipanggil pulang ;) Soalnya operasi yang saya lakoni itu kan bukan sekedar iris-iris miom, tapi ambil sebagian otot rahim yang rusak, terus rahim yang kebuka dijahit lagi ^^ kemungkinan saya kehilangan darah hebat juga pasti ada.


Cuma ya saya bawa doa terus, saya percaya rencana Tuhan pasti indah adanya. Akhirnya setelah sering ngobrol ama Frater Charles juga, beliau nasehatin saya buat ngaku dosa 'besar' yang belum pernah saya akui selama ini. Ya, sebelumnya itu saya kan ga bisa terima kenyataan bahwa saya ini seorang wanita :) Saya merasa ga bisa terima kenapa saya jadi perempuan? Di masa-masa ABG itu saya sempat antipati ama yang namanya perkawinan, apalagi seorang bayi XD Parah yah hahaa. Orang pernah saya ketakutan (lebih ketakutan dari mimpi di kejar setan) mimpi di rumah sakit, ceritanya saya lagi melahirkan gitu kan, Mama mendadak nongol gendong bayi, ini gendong, ini anakmu. APAAAAA????????? GAK MAUUUUUU!!!! Hahahaha saya gak mau punya anak!!! Bangun-bangun ampe keringetan banyak hahaha, dan saya merasa bersyukur bahwa itu cuma mimpi :)


Ngaku dosa ga mau terima kodrat itu juga sambil diomelin Romo nya XD iya Romo maap, sekarang saya udah ikhlas koq XD *dipelototin Tuhan, awas belom ikhlas hahaha ^^V*

Jadi, seminggu sebelum berangkat ke Malaka itu udah enteng plong dah, 'tanggungan' dosa udah kelar :) hari kapan gitu saya coba datang ke Ruang Adorasi di MBK, mau ngobrol dengan Tuhan. Mendadak saya seperti ditanya oleh suara hati saya, gimana nanti kalau kondisimu malah dipanggil Tuhan? Saya sempat kaget loh waktu itu. Saya pulang tu sempet mikir, yaelah kasian banget si Hadi kalau saya meninggal. Dia itu kan tipe orang yang susah ditinggal orang :) Trus yang ngurus dia siapa? Trus nanti kalau saya meninggal di luar negeri apa ga kasian orang seperti Hadi (dia mah orangnya gampang bingung) ngurus mulangin saya gimana? Sempet saya berdoa ke Tuhan, duh Tuhan apa Tuhan ga kasian ama si Hadi itu? Kasih saya kesempatan hidup lebih lama lagi Tuhan. Hahaha lebay yah saya :D Bilang aja takut mati, Dev! :p


Terus, ga tau tiba-tiba ada pikiran saya yang bilang, udahlah percaya rencana Tuhan itu pasti BAIK! Walaupun toh saya yang dipanggil Tuhan, itu pasti terbaik buat saya, terbaik buat Hadi, terbaik buat siapapun juga ^^ Sering kan kita berpikirnya itu telat, pas udah lama banget, baru terpikir oiya rencana Tuhan emang baik banget. Contohnya saja lah, dulu saya kan pernah protes ke Tuhan, ngapain sih koq saya pakai pindah ke Jakarta? Bikin rempong aja, ya pas ada musibah kapan hari tu. Coba kalau saya adem ayem di Surabaya juga pasti saya hidup lebih baik. Eh perlahan-lahan saya jadi bisa mensyukuri, oiya pindah ke Jakarta bisa ketemu banyak teman-teman seiman yang saling menguatkan saya, termasuk ketemu Hadi :) Ya kan, cenderung telat bersyukur :D Eh belum juga bersyukur pada hal-hal yang dihindarkan Tuhan terjadi pada kita yang kita sendiri juga ga tau. Jadi, BERSYUKUR ITU MEMANG TIDAK BUTUH ALASAN. Karena setiap detik, setiap waktu Tuhan bekerja dalam hidup kita, dan itu untuk kebaikan kita ;)


Yah, jadi berangkat ke Malaka itu juga dengan hati lega. Pas di ranjang nunggu giliran masuk ruang operasi juga saya merasa enteng banget ga ada beban. Saya imani, bahwa apapun yang terjadi di depan nanti itu pasti yang terbaik buat semuanya, termasuk saya ^^ Jadi udah anteng aja didorong ke ruang operasi, udah kayak mau berangkat makan bakmi XD Sampe susternya ada yang heran, dia bilang saya kan belum pernah operasi, koq bisa setenang ini? Tadi ada ibu-ibu yang bolak-balik operasi, tadi operasi tulang lutut yang osteoporosis aja sampai histeris nangisnya. Yaelah ga tenangnya sih udah dari kemarin-kemarin sus batin saya :D


Setelah disuntik bius total mendadak ga sadar, eh sadar sadar sakit senud senud gitu kan, saya cuma mengucap syukur, makasih Tuhan buat kesempatan kedua ini :)


Yah, di tahun ke lima pernikahan ini, saya mensyukuri banyak hal. Begitu besarnya anugerah & penyertaan Tuhan ke saya. Padahal kalau dipikir-pikir, apalah arti saya? Dicintai begitu besar oleh Tuhan dan keluarga saya. Dengan saya dioperasi di Malaka ini juga semakin melatih mental Hadi menghadapi macan-macan hahahahaha Kebayang tuh, dia kebingungan saya ga keluar-keluar, eh dia juga diteror Papa, Mama, Koko, Cye2 hahahaha, lho tanya dong, tanya susternya gimana kondisi saya, udah selama ini koq ga ada kabar? :D Emang cuma dia yang pantes jadi mantu keluarga macan :D Makasih Tuhan buat semuanya, makasih buat keluarga saya, buat suami saya, buat teman-teman saya ^^


Yah gitu aja deh, buat teman-teman lain, percayalah setiap badai pasti ada langit yang cerah, kalau belum ada langit yang cerah, percayalah bahwa itu belum akhir segalanya ;)


Selamat hari Minggu! Have a fabulous day to share ;)



DPS pamit


**cuplikan scene di RS, hari kedua setelah dioperasi
Devi : Tuhan itu sungguh baik ya Koh, dengan apa aku harus membalasnya

Hadi : ya dengan melayani noon

Devi : *berbinar-binar* nah berarti bisa makin sibuk ^^V *salah omong dah si bojo kikikik*
**

Senin, 13 November 2017

How Great Thou Art - thank to You and you, yes you orang Samaria yang baik hati (Story About Adenomyosis)

Hai hai ^^


Sesuai janji saya mau tuliskan semua pengalaman saya mengenai Adenomiosis yg dulu saya alami (dulu yah, duluuu hahaha, sekarang udah sembuh) Koq bisa?? Hihihi berikut saya ceritakan bagaimana Tuhan angkat penyakit tuyul itu dari tubuh saya *jingkrak-jingjrak* 


Gejala yang saya alami itu : mual, muntah, diare, sakit hebat sewaktu mens. Waktu SMA-sekitar umur 28 th paling sakitnya paling parah ya hari pertama. Hari kedua ga sakit, seger. Hari ketiga sakit bentar :D Memasuki umur 29 bahkan setelah menikah pun sakit itu makin melebar. Hari pertama sakit, hari kedua sakit, ketiga sakit, keempat sakit. Bahkan pernah selama saya seminggu udah gak mens pun sakit XD Perjalanan ke berbagai obgyn (dokter kandungan) pun saya jabanin sejak kerja ya. Diagnosa nya biasanya sehat, rahim bersih, ada yang bilang retro (ini salah satu dokter Singapore, jadi jangan anggap semua dokter luar negeri lebih hebat dari dr di Indonesia) dr Soetijoso lah yang pertama kali 'menemukan' penyakit saya : endometriosis dengan perlengketan ke dinding usus besar, dan diduga sebagai salah satu penyebab infertilitas saya (4 tahun merid, ngarep dikasi anak, tapi ga hamil-hamil) Diagnosa tersebut dikuatkan oleh Prof Wachyu Hadisaputra (YPK Menteng), beliau bilang ini nih yang bikin saya susah hamil, dan adenomiosis saya sudah harus dioperasi (C-section)

Takut? Iya, orang saya loh seumur-umur ga pernah masuk RS, gegara takut diinfus, ini disuruh operasi besar? Akhirnya berbagai terapi alternatif saya lakoni. Tidak bertambah baik sih :D *cucian deh elu Dev* Akhirnya saya pasrah dan menganggap angin bahwa adenomiosis itu 'momok mengerikan' bagi wanita yg mengharap keturunan. Saya bertahan dengan pain killer andalan saya, minum aja sehari 4 kali ya toh, sakit minum, sakit minum XD Sampai akhirnya mencoba berobat & tanya pendapat mengenai keadaan adenomiosis saya ke dr Charles Lim di Mount E Singapore. Apa tanggapan beliau? Wah susah ini XD Jadi, rahim saya dikuasai adenomiosis, yang bikin janin susah menempel. Bahkan kalau menempel pun juga ga bisa tahan lama. Nah, pendekatan dr Charles Lim di sini : adenomyectomy (pengangkatan adenomiosis) bisa meningkatkan kans kehamilan saya hingga 10% dengan konsepsi alami dan 15% dengan program IVF (kans hamil saya tanpa adenomyectomy itu cuma 5% XD ya istilahnya lu doa aja yg banyak rosario aja lanjut tiap hari tiada putus :D ) Akhirnya kami memutuskan untuk : OK! ADENOMYECTOMY HERE I COME! Maksudnya, saya mau sehat dulu aja lah ^^ masa miara penyakit, mungkin sakit bisa minum painkiller tapi kan ga bagus juga buat kesehatan. Tapi tentu saja ga di dr Charles Lim XD Setelah dicek ke Mount E, laparaskopi adenomiosis untuk kasus saya mungkin sekitar 250 juta saja :P


Kelimpungan, itu yang kami rasakan. Mencoba mencari dokter yang sanggup mengangkat adenomyosis saya dengan cukup laparaskopi saja. Tak mudah tentunya. Akhirnya kita bertemu dr Ivan R Sini (RS Bunda, Menteng) beliau lebih prefer melakukan inseminasi atau IVF ketimbang adenomyectomy ke saya. Kenapa? Resiko rahim robek selepas operasi. Hooo....serem ga sih. Tapi, beliau bilang bisa laparaskopi, walaupun THOUGH! Haizz...mana waktu terus berlanjut (soalnya setelah kita putuskan mau operasi adenomyectomy di hadapan dr Charles Lim, saya dikasih obat untuk menghambat laju pertumbuhan adenomiosis saya, Visanne Dienogest selama 3 bulan, dan sebelum obat abis, saya kudu operasi, kalo ga ya percuma) Puji Tuhan, banyak informasi yang kami dapatkan dari teman-teman terkasih untuk mencoba dr Selva (Mahkota Medical Centre, Malaka) dr Ferry Wijaya Sp.Og, Ci Agustin Fuilan, Olivia, & Ci Shinta.


Dan berbagai macam tekad kami himpun, dengan harapan operasi laparaskopi di MMC lebih terjangkau buat kocek asuransi kami :) Berbagai macam keparnoan kami lalui. Kami pun mendaftar di dr Selva tgl 6 Nov untuk konsultasi awal (soalnya minggu depannya tu dr Selva cuti, kalau saya kudu nunggu lagi, obatnya keburu habis kan) Stress Dev? Ya syukurlah Tuhan Maha Baik, dikasih aja kerjaan banyak hahaha, bisa ga kepikir tu rasa deg-degan, rasa kuatir, rasa takut operasi di negeri orang yang nemenin cuma suami GOLONGAN DARAHNYA LAIN PULA! Ntar saya ada kenapa-kenapa siapa yang nolongin suami saya? Ga terbersit pikiran itu :D Maklum, selebritis hahaha ^^V sibukkkkk, kerjaan kantor, bantuin pelayanan, orderan kue hahaha, ga sempet mikir yang jelek-jelek. Nah, makanya biar ga mikir jelek, sibuklah seperti saya hahah XD Manteb kan? Udah beli tiket, walaupun cuma tiket berangkat (soalnya kan ga tau tuh keputusan dr Selva gimana, lha kalo iya bisa tapi biaya 100 juta ya sekian & terima kasih XD) Saya malah sibuk browsing tempat makan di Malaka hahaha. Yeay! This is our first time going to Malaysia :D Uhuy....deket-deket anniversary pulak! Anggep aja fifth honeymoon XD


Sampek temen-temen Kombas heran, ini anak aneh banget bisa senyum-senyum bahagia bikin kue, sementara mau ke meja operasi, mereka datang & menghibur :D Makasih banyak Ko Anton-Cik Shinta, Martha, Anton-Lusi, Boy-Sandy dan doa-doa teman Kombas semuah :* i loph yu full. Dan...jeng-jeng......seminggu sebelum berangkat (koq badan gatel-gatel kayak gak minum obat aja)....saya MENS! Lemes lah saya, sambil menahan pilu (idih ini lebay banget) Ya Tuhan, udah rencana-rencana mau operasi koq ya mens T.T Kata Olivia, kalau mens ga bisa operasi loh, dia juga mundur, balik lagi buat operasi. Ya Tuhan...padahal mau ngirit...koq jadi boros...Ya Tuhan begini begitu. Tuhan cuma ngelus dada aja saya protes. Cuma ntah kenapa saya punya keyakinan, percaya ama kuasa Tuhan. Percaya apapun dia adakan ke kita, pasti ada solusinya, pasti itu yang terbaik bagi saya ^^ Duh thank you teman-teman satu pelayanan yang sungguh menguatkan Emaus Journey & Pankep 19 didoain panjang lebar, puncaknya pas Pak Achsen Gumelar ngasih pengajaran di Retus, koq sepertinya Tuhan berbicara melalui perantaraan beliau, JANGAN TAKUT, TUHAN PUNYA SEMUA SOLUSI UNTUK SAYA. Yaudah saya bawa rosario aja seluruh kekuatiran saya, mohon mujizat agar jalan saya dipermudah, saya pasrah apapun hasilnya.


Sampai tgl 6 Nov di tempat praktek dr Selva (lumayan antri nih) yang menurut saya cukup strategis, dekat hotel, dekat mall, dekat tempat makan murah XD Saya jelaskan bla bla bla. Diperiksa USG kan. Terus beliau jelaskan kasus saya pakai ipad :D keren deh dokternya hahaha (maklum biasanya  ketemu dokter ga ada yang sekeren itu XD) Kasus kamu ini adenomiosis 5 cm, endometriosis ga ada koq (Horeeeeee, PUJI TUHAN! HALELUYAH! dari yang kemaren-kemaren kayaknya jelek banget kan diagnosanya, yang endometriosis di telor kiri, yang adenomiosis 8 cm, ini pasti kekuatan TUHAN!) Ets tunggu dulu :D Ini komen dr Selva : aduh saya pening tengok kasus kamu, mana ingin baby lagi XD Kalau kamu sudah ada anak, saya tak sepusing ini lah, minum pil KB, angkat kandungan semua juga bisa. Suami saya memberanikan diri, emang resikonya apa sih adenomyectomy? Kalau menurut dr Selva :
1. Beliau ga bisa kasih jaminan adenomyctomy ini bisa meningkatkan kemungkinan saya hamil
2. Beliau ga bisa kasih jaminan adenomyectomy ini bisa menghilangkan rasa sakit saya pas mens (soalnya emang gak tergantung gede besarnya si adeno itu, ada juga orang yang udah parah tapi mens juga ga sakit)
3. Selepas adenomyectomy, saya harus menjalani persalinan C-section

Mungkin ga rahim robek?
1. Asal puasa hamil 6-9 bulan dan dilihat kembali semestinya tidak, dan harus jaga kehamilan
2. Asal c-section, aman.

Tanya biayanya dong, ya sekitar 15-17 ribu lah kasus kamu. Fiuh...berarti masih lebih murah lah ya dari RS itu tuh. Suami tanya, laparaskopi kan dok? Iya, iya laparaskopi, resiko lebih kecil. Fiuh ke dua. Lega?? Belommm XD Mendadak dr Selva bilang, eh tapi kamu cek histeroskopi dulu. Saya mau liat real rahim kamu, kalau ternyata tidak memungkinkan buat operasi, ya saya tak operasi, kasus kamu ini lebih kompleks dari miom, kista, endometriosis. Ngapain saya udah buka, terus ternyata ga jadi operasi? -> tanggung jawab banget yah dokternya. Jeng...jeng.... :D Deg-degan lagi deh. Histeroskopi itu dimasukin alat intravagina lebih kecil dari alat USG sih, ada semacam senternya hahaha. Sebelumnya saya disuruh minum obat, stop minum 30 menit, terus dimasukin obat dari vagina X_X (dimana harga diri wanita, tak ada hahaha) Saatnya histeroskopi, naik kursi, mekangkang lebar, dinaikkan gitu, disaksikan suster-suster & dr Selva XD aduh Tuhan, udah ga punya malu lah saya, satu suster bilang, santai miss santai, buka kaki lebar XD (tu orang yang punya anak 4 alami, bersyukurrrr) rasanya : mules kayak pas mens :D tapi masih disuruh mekangkang XD haizz, tapi adem sih disemprot-semprot air hahahaha, mendadak selesai, heh koq berdarah-darah XD (ga banyak koq hahaha, ya....kalau situ pernah HSG ya kayak gitu lah) ntar sore juga mampet darahnya :D Tapi saya koq lanjut XD Dr Selva bilang, rahim kamu bagus lho, bersih. Kalau ga operasi juga tak apa, bersih koq. Udah kamu pikir-pikir dulu aja di luar oke? Kalau mau operasi, saya bisa lah, rahimnya bersih koq. Apalagi waktunya pas banget hari ke-9 buat operasi.

Di luar kami merenung, saya bilang : duh males loh operasi, adem tau di ruang operasi (takut gak survived hahahaha wong saya hipoglikemia XD) apalagi pasang-pasang infus, duh serem, ngeri, hiii. Apa ga usah operasi aja Non? -> kata suami. Leh preman ditantang XD Lhoo, udah sejauh ini periksa masa ga jadi operasi? Eh begitu banyak kebetulan yang diberikan Tuhan. Dari awalnya dr Selva begitu full jadwal operasi, yang sisa cuma Jumat malam (walaupun dia males, karena ada acara keluarga, pingin pulcep katanya, kalau ga ya saya dikasih Visanne, bulan depan hari ke sembilan balik) Eh mendadak koq ya pasien hari Rabo bisa cancel, katanya ada sodaranya yang meninggal. Jadi saya dapat jadwal Rabo sore (katanya jam 4 atau 5 sore waktu Malaka) yaudah mari bersenang-senang dulu XD Pikir saya Selasa disuruh masuk RS, emang udah dipesenin suruh balik Selasa.


Selasa pagi ke RS udah siap keramas bawa baju sekoper. Ternyata ama susternya disuruh pulang XD cuma dikasih obat buat diare hahaha udah GR duluan disuruh tidur RS XD Susternya malah heran, hah what for? Kamu dioperasi sore, kenapa harus masuk sekarang XD Pokoknya jam 7 pagi Rabo udah ga boleh makan lagi, sarapan ringan trus minum obat yang dikasi dicampur air 1 L. That's why koq saya masih sempat makan sate celup Selasa malam ^^V


Rabo, 8 Nov 2017 jam 10 tiba di tempat praktek dr Selva, sepi, cuma susternya doang ketik-ketik sibuk. Loh ga ada pasien? Oiya dia Rabo itu sibuk XD banyak operasi dari pagi. Akhirnya saya diantar buat check in ama suster. Ditanya mana form asuransi yang harus diisi dr Selva? Akhirnya kami serahkan form asuransi lengkap dari Cisca, mamaci yah Cis padahal bukan client lu orang :* Trus ke registrasi, udah deh dianter ama kayak bell boy? Apa ya istilahnya haha, ke lantai 7, saya pilih sekamar berdua lah ^^ biar hemat pikiran. Sempet foto-foto, seperti ini XD 
itu kain saya pikir lumayan nambel kalo selimut kurang tebel XD ternyata ga guna hahaha, selimutnya tebel bok :p Sampe jam 3 kurang enak-enak tidur sante, datang suster, suruh cukur katanya ama ganti baju operasi, dia mau cukurin, yaelah sus sudah cukup malu saya buat Senin ya, gak usah suster nambah-nambahin XD saya cukur sendiri! hahahah begini penampilan saya dengan seragam operasi 
mulai tuh ngabarin Cisca minta didoain ama temen-temen Panko Pemikat & Group WA Elizabeth Zakaria, minta doa ama Aurel group EJ XD (orang sekampung dimintain doa) mata mulai bengkak karena mulai deg-deg an XD doa ga putus-putusnya. Sekitar jam 3 sore saya dijemput pakai kursi roda ama suster, diantar suami saya ke ruang operasi. Tenang sih, saya sudah siap apapun yang Tuhan berikan ke saya ^^ berkat kuasa doa keluarga, teman-teman juga dan Frater Charles ^^ badan udah ga boleh gerak, dipindah ke tandu juga didorong suster-suster. Nunggu lama XD antri, enak sih nyaman di dalam haha, sebelah saya juga lagi nunggu operasi. Biar ga kedinginan, saya dikasih mesin pemanas di atas saya, model buat fisioterapi gitu, tengok kanan kiri, yang mana sih ruang operasinya? Lama bener nunggunya, saya pakai berdoa. Terus ada suster konfirmasi, bener nama saya Devi Pawoko, lihat gelang pasien saya, bener saya tanda tangan buat operasi. Dilanjut ada dokter yang datang, ternyata dr Noordin, dokter anestesi yang mendampingi dr Selva, ditanya juga saya mau operasi apa? Nama saya bener? Gelang pasien mana? Ini tanda tangan saya? Setelah bener baru, ada suster mijit-mijit tangan kiri saya, ternyata dr Noordin mau pasang selang infus XD suruh gengam-lepas-genggam-lepas. Ga berasa sakit, kayak tes darah aja, pasang infus. Masih nunggu, tapi ga lama, saya didorong lagi, ngelewatin ruang-ruang operasi tertulis 'occupied' tiba ruang berikut kosong, saya dimasukin, badan didorong ke meja operasi, lihat lampunya kayak lampu buat creambath atau coloring rambut hahaha, yah anggap aja lagi di Irwan Team, ngecat rambut XD (pasien edan) saya tanya dr Noordin, jam berapa dokter? (untung sempat tanya) 5.30 oke thank you, saya jawab gitu. dr Noordin masukin suntikan ke selang infus, mendadak saya menghilang XD


Sadar sadar...dingin menggigil hebat, perut rada mules, dipanggil-panggil suster Devi Pawoko Devi Pawoko Devi Pawoko, berusaha sadar, saya doakan Bapa Kami, bantu saya sadar Tuhan.... badan dibungkus termal blanket ya, ama lengan kanan dipasang alat tensi dinyalakan terus. Akhirnya saya dikeluarkan dari ruang pemulihan bareng ama bayi XD oh anak saya kah? #ngarep banget. Saya sempat mikir, gila dah orang kalau caesar seneng kali ya liat wajah baby nya, saya seneng apa ya? XD Lupa kalo bisa liat wajah hensem suaminya XP Sempat saya berpikir di tengah ke'setengahmatian' saya, ya ampun Tuhan cukup dah sekali ini aja, laparaskopi aja rasanya kayak gini, gimana kalo C-section, ogah Tuhan.... Dan beginilah penampakan saya setelah nyampe ke kamar XD (ini Hadi rajin foto gara-gara sekeluarga heboh banget, kenapa ga keluar-keluar katanya dua jam? Diteror dah si Hadi wkwkwkw. Buktinya mana Devi baik-baik aja wkwkwkw, lah taunya kan saya masuk jam 3.30 gitu kan, mestinya kan kalau 2 jam operasi, jam 5.30 udah keluar, koq jam 9 baru keluar? Untungggg mereka ga ikut XD bisa heboh kali MMC kena mereka hahahaha *langsung RS Bunda lap-lap jidat, untung lo gak ke sini Buuuuu wkwkwkwkw*

apa yang saya rasakaan setelah adenomyectomy? gampangnya setelah dr Selva ambil 80% adenomiosis saya, dipotong-potong, dikerok XD rahim saya dijahit lagi biar nyambung di bagian belakang? Mules kayak pas mens XD Bedanya kalau pas mens kan saya buru-buru minum obat ama meringkuk peluk guling nyamannn... Ini ga bisa, tidur telentang, ga pake underwear, & sepertinya masih ada darah yang netes XD Duh saya kan orangnya ga enakan, tapi mau gimana lagi, udah bodo XD Mencoba tidur, tapi ga bisa nyenyak, kebangun kena mules. Tapi, bener mulesnya ga sampe pas saya mens sodara-sodara itu kan udah level 10 XD (lebay) ini mah ecek-ecek (idih.....sombong) Terus dikasi permen karet ama suami, ini disuru makan biar bisa kentut katanya, satu dulu ya (yaelah ni suami pelit amat)


Pagi-pagi bener, ada suster kasih suntikan di selang infus (sepertinya antibiotik, tangannya mayan ga enak) Jam 6 gitu dibantu suami turun ranjang buat pipis apa cuci-cuci bentar, ganti baju, pake undies & pembalut. Nah pas pipis pertama tu rada berasa perih dikit. Pipis kedua koq ga ada feeling pingin pipis gitu. Baru pipis ketiga normal. Kamis jam 10 ada visit dr Selva, dia bilang operasi berhasil, bisa angkat 80% adenomiosis saya, yeayyy Puji Tuhan, pantesan perut saya kempes :p Dia pesan, kalau bisa kentut baru boleh makan. Masalahnya saya ga kentut-kentut XD ya ga makan deh Kamis itu. Tapi udah bener-bener baik & ga mules sama sekali. Ini foto saya ngotot turun ke lobby, abis itu koq lemes wkwkwkw ^^V Foto bersama suster tercinta, my only one life reclining seat pas operasi, tinggal colek, ntar dia tau saya mau duduk & berdiri XD



Akhirnya diomelin suster, kamu ga gerak sih, mana bisa kentut, jalan-jalan, gerak, miring kanan, kiri, biar bisa kentut. Akhirnya suami beliin milo buat saya XD eh ga kentut juga ampe malam. Wah cilakak nih, kata orang sekamar kalau ga kentut ga bisa pulang loh. Jadi saya semalam coba miring kiri dikit, miring kanan dikit XD) Akhirnya Jumat subuh bisa juga kentut, fiuh..... Makan? Makannya siang hahahaha ampe kayak orang kalap, orang sebelah saya bingung saya abisin makanan XD kayak gak sakit aja hahaha, suami saya bilang : ooo kalo ga sakit, makannya lebih banyak ama lebih cepat dari ini (_ _")


Jadi, jumat 10 Nov 2017 saya boleh keluar ^^ balik hotel berasa ketarik kalo pas bangun, maklum ranjangnya gak latex hahaha jadinya kan empuk-empuk gitu tuing-tuing ga stabil XD malem-malem dibeliin bubur ama Hadi *mata saya berkaca-kaca* Dia ga tau tempatnya loh...., tapi mau beliin bubur buat saya makan.

Sabtu, 11 Nov 2017 ketemu dr Selva, dr Selva seneng bisa angkat banyak adenomiosis saya ^^ mestinya katanya dia ga boleh angkat sebanyak itu, tapi apa boleh buat merah banget katanya >.< katanya sih ga ganas, tapi patologi nya belum jadi kayanya. Yah semoga emang ga ganas yah ^^ Amen.... 3 bulan lagi kontrol, cek rahim saya kondisinya gimana, semoga sudah pulih dan kembali menjadi baru & sehat ya teman-teman ^^ Aminnnn. Si Hadi sempat nanya wajar ga perut saya masih besar (_ _") aduh kenapa sih ga ngasih penghiburan saya lebih langsing hahaha. Maksudnya saya kembung gitu, susah ga bisa BAB, adanya diare doang. Normal BAB ya tgl 13 Nov :D yippi yeayyy, udah bisa kebelet beol ama bentuknya padat. Walaupun tidak mengapung (pengamat BAB wkwkwkw)


Oiya, saya mau share juga nih, buat yang abis dioperasi, emang disarankan jalan, tapi ya ga banyak. Nah, saya kemarin ga ngerti tuh, kan pesen tiket online, lupa kalo KLIA itu ada 2 toh, jadi.... (ini nih cerita saya bisa lebam-lebam) Jadi, dari MMC jam 7.30 naik bus ke KLIA2, jam 10.30 kita dengan santainya turun, nyari tempat check in (entah kenapa saya ga bisa citi check in) udah ketemu (dan tentunya jalan lama) lho koq cuma Air Asia hahahahaha, masa saya salah pesen tiket (_ _") akhirnya dikasih tau officer, kamu naik kereta aja ke KLIA ini KLIA2, Lion air di KLIA Ya ampun..udah jalan 30 menit, gantungan di kereta hahaha sampe sana cari tempat check in juga segede lapangan bola hahaha, udah check in, jalan pelan-pelan ke tengah, koq capek ya.... (secara udah jalan 1 jam non stop bokkk wkwkwkwkwk) nanya petugas dimana wheel chair? Katanya kudu minta tempat check in O.O alamak, suruh balik lagi? Akhirnya saya berdiri di atas troley didorong Hadi (_ _") ulu hati sakit buat jalan. Mana naik kereta lagi kan ke gate C (_ _") udah takut didorong orang aja karena saya jalan kayak siput. Udah setengah mati gitu, ada orang Arab yang baik hati ^^ pas antri masuk gate, dia suruh Hadi antri dulu, biar dia jaga saya. Hiks...terharu, sunguh mirip cerita orang Samaria yang baik hati gak sih. Dia angkat saya biar bisa berdiri, bantu bawa handbag saya sambil bilang ke orang-orang saya sakit. Sampai ruang tunggu, cuma dia doang yang kasih saya tempat duduk T.T padahal banyak banget orang Indonesia di sana T.T Semoga Allah membalas segala kebaikan hatimu Pak. Akhirnya setelah orang-orang masuk, saya minta kursi roda ke crew Lion, dan mereka kasih.

Yah intinya, Puji Tuhan banget. Allah Maha Besar dan sungguh besar karya-Nya ^^ Semua tepat pada waktunya, koq ya pas ke dr Selva hari ke-9 mens, wong saya minum Visanne jadi gak mens. Koq ya kista endometriosis saya bisa ilang mendadak, & adenomiosis saya mengecil? Dan puji Tuhan banget ditemukan dr Selva yang begitu pengalaman laparaskopi jadi saya cepat pulih. Ah, ini juga pasti karena Tuhan ^^ dan berbagai macam makanan, buah, obat China dari Cye-cye saya yang berkunjung tadi siang ^^


Love you all. Terima kasih banyak atas semua doa-doa nya, sungguh hidup saya hanya ada karena kebesaran Tuhan & doa teman-teman ^^ Semoga Tuhan membalas semua kebaikan teman-teman. Tuhan memberkati.


Oiya, buat yang masih susah ngerti apa sih penyakit adenomiosis itu, bisa cek youtube nya dr Selva, kayanya beliau menjelaskan dengan rinci ^^ Untuk video laparaskopi saya belum jadi sih, 3 bulan lagi saya upload yah hahahaha, iseng banget si dokter nge videoin. Ini link youtube dr Selva mengenai adenomiosis (semestinya bisa dilihat lewat USG loh (_ _") aduh kenapa dibilang hormon ga balance yaaa ama dokter sebelumnya) : About adenomyosis



Selamat malam,


DPS pamit ^^